GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Memilih Setia

Terpublikasi Mon, 02 Nov 2026   

oleh:

Mazmur 5; Yeremia 5:18-31; 1 Tesalonika 2:13-20

Selamat hari Senin.

Umat Tuhan, baik Yehuda maupun Israel sudah memberontak kepada Tuhan. Mereka melawan Tuhan. Tuhan berkata; Yeremia 5:18-19 (TB)  "Tetapi pada waktu itu pun juga, demikianlah firman TUHAN, Aku tidak akan membuat kamu habis lenyap. Dan apabila kamu nanti bertanya-tanya: Untuk apakah TUHAN, Allah kita, melakukan segala hal ini atas kita?, maka engkau akan menjawab mereka: Seperti kamu meninggalkan Aku dan memperhambakan diri kepada allah asing di negerimu, demikianlah kamu akan memperhambakan diri kepada orang-orang asing di suatu negeri yang bukan negerimu. Sekalipun Tuhan murka kepada umat-Nya namun Dia tetap berbelaskasihan kepada mereka. Tetap ada orang-orang yang tetap percaya kepada Tuhan. Kasih dan setia kepada Tuhan adalah hidup orang beriman. Karena itu pemazmur berkata; Mazmur 5:11-12 (TB)  (5-12) Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu. (5-13) Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai. Orang-orang benar tetaplah disertai dan dipimpin oleh Tuhan dalam hidupnya. Dalam hidup benar, Paulus memuji jemaat Tesalonika. 1 Tesalonika 2:13-14 (TB)  Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sebagai perkataan manusia, tetapi — dan memang sungguh-sungguh demikian — sebagai firman Allah, yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya. 

Sebab kamu, saudara-saudara, telah menjadi penurut jemaat-jemaat Allah di Yudea, jemaat-jemaat di dalam Kristus Yesus, karena kamu juga telah menderita dari teman-teman sebangsamu segala sesuatu yang mereka derita dari orang-orang Yahudi. Sekalipun dalam kesulitan baik keadaan mereka, maupun kesulitan karena iman mereka, jemaat Tesalonika tetap setia beriman.

Menjadi orang benar dalam hidup tidaklah selalu mudah namun jemaat Tesalonika dan orang-orang Yahudi di kerajaan Yehuda yang tetap beriman di tengah hidup orang-orang lain yang memberontak kepada Tuhan.
Tantangan sebagai orang beriman masa kinipun tidak lebih mudah. Setiap zaman punya tantangan imannya sendiri. Tetaplah kuat beriman sebagai satu-satunya pengharapan.

Doa:
Program pemerintah yang mendukung peningkatan kwalitas pendidikan.