Mazmur 119:41-48; Amsal 16:1-20; Matius 19:16-22
Selamat hari Rabu.
Hal yang harus diingat oleh manusia adalah segala sesuatu dalam kehendak Tuhan. Manusia bisa mempertimbangkan, namun Tuhanlah yang menyatakan kehendak(Ams. 16:1-19). Oleh karena itu, setiap orang beriman patut memahami dan menghayati firman Tuhan. Amsal 16:20 (TB) Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN. Dengan pimpinan firman Tuhan, setiap orang belajar bagaimana menjadi bijak dalam hidupnya. Karena itu tekad pemazmur; Mazmur 119:47-48 (TB) Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu. Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. Mencintai Taurat Tuhan, dan merenungkan Taurat itu siang dan malam (Mzm. 1) adalah cara setiap orang beriman, dan keluarga Kristen untuk menyelami Tuhan dan kehendak-Nya. Karena itu, dalam percakapan dengan Tuhan Yesus seorang muda yang kaya memilih pergi karena ia merasa tak sanggup. Matius 19:20-22 (TB) Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?" Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku. Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.
Meninggalkan kemelekatan dengan hal duniawi, dan mengikut Tuhan karena mendengar panggilan-Nya, itulah hidup setiap orang percaya.
Orang percayapun perlu uang, kedudukan, jabatan untuk mewartakan kasih Tuhan. Namun yang harus diingat; semua itu bukan yang dikejar. Yang mesti dilakukan orang beriman adalah setia mengikut jalan Tuhan. Menjadi pribadi dan keluarga yang bersaksi dan melayani.
Doa:
Kesediaanku untuk mempersembahkan diri untuk pelayanan.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
