Mazmur 43; 1 Samuel 2:27-36; Roma 2:17-29
Selamat hari Kamis.
Kepercayaan adalah hal yang mahal. Apalagi mendapatkan kepercayaan dari Tuhan. Imam Eli mendapatkan kepercayaan sebagai imam di Silo, bahkan juga kedua anaknya. Namun sayangnya mereka tak menghargai kepercayaan Tuhan. Mereka mengambil bagian Tuhan. Sampai seorang nabi engingatkan imam Eli tentang apa yang akan terjadi kepada keluarga mereka (1 Samuel 2:27-36). Menghargai kepercayaan, itu yang mestinya dilakukan oleh Eli, Hofni dan Pinehas. Mereka sudah berdosa kepada Tuhan. Maka seharusnya pertobatan yang dilakukan oleh mereka, suatu permohonan yang dilakukan oleh pemazmur; Mazmur 43:1-2 (TB) Berilah keadilan kepadaku, ya Allah, dan perjuangkanlah perkaraku terhadap kaum yang tidak saleh! Luputkanlah aku dari orang penipu dan orang curang!
Sebab Engkaulah Allah tempat pengungsianku. Mengapa Engkau membuang aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh? Tuhan adalah sumber kehidupan dan pertolongan bagi umat-Nya. Sekalipun begitu besar kejahatan manusia kepada Tuhan, selalu terbuka ruang pengampunan. Manusia tidak bisa mengandalkan keistimewaannya karena sudah berbuat dosa. Begitu pula orang Yahudi. Paulus mengingatkan kepada orang Yahudi; mereka tak bisa mengandalkan keyahudian mereka. Roma 2:23-25 (TB) Engkau bermegah atas hukum Taurat, mengapa engkau sendiri menghina Allah dengan melanggar hukum Taurat itu?
Seperti ada tertulis: "Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain."Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya. Paulus mengingatkan yang mendapat janji keselamatan adalah mereka yang disunat dalam hati; Roma 2:28-29 (TB) Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah.
Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.
Mereka yang bertobat, dan menjadi pelaku firman Tuhan; merekalah yang mendapat janji keselamatan itu.
Doa:
Kaum muda yang kritis dalam berpikir dan bertindak.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
