Mazmur 51; Yunus 3:1-10; Roma 1:1-7
Selamat hari Kamis.
Pertobatan, itulah yang mesti dilakukan oleh setiap orang yang melawan Tuhan. Dalam mazmur (nyanyian) penyesalannya, Daud berkata; Mazmur 51:11-13 (TB) (51-13) Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
Permohonan ampun dan kesadaran dirinya telah melawan Tuhan, itulah yang dilakukan. Sama seperti Niniwe. Dosanya telah begitu besar, namun setelah mendengar peringatan Yunus (Yun. 3:4), mereka bertobat. Yunus 3:5-10 (TB) Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu. Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: "Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya. Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa. "Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukannya.
Tuhan menghargai pertobatan setiap orang sehingga mereka diselamatkan. Lalu, bagaimana sekarang ini? Dalam Tuhan Yesus ada anugerah keselamatan yang Tuhan berikan. Tuhan mendorong setiap orang sampai kesadaran tentang dosanya, bertobat, dan menerima anugerah Tuhan.
Paulus memperkenalkan diri sebagai rasul yang membawa kasih Tuhan kepada semua orang, dan mengingatkan bahwa setiap orang percaya telah menerima anugerah keselamatan dari Tuhan. Roma 1:5-7 (TB) Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya. Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus. Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.
Semua itu buah pertobatan yang Tuhan hadirkan bagi dunia supaya dunia mengenal kasih-Nya.
Doa:
Kaum muda yang kritis dalam berpikir dan bertindak.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
