Mazmur 2; 1 Raja-raja 21:20-29; Markus 9:9-13
Tuhan bertindak dan menyatakan kuasa-Nya kepada raja-raja bangsa lain yang melawan Dia. Namun, bagaimana kalau raja yang diurapi-Nya melakukan apa yang jahat di mata Tuhan?
Elia menunjukkan perbuatan Tuhan kepada Ahab yang melakukan kejahatan luar biasa (1 Raj. 21:25-26). Tuhan memang menghukumnya namun karena ia merendahkan diri, Tuhan berbelaskasihan kepadanya. 1 Raja-raja 21:28-29 (TB) Lalu datanglah firman TUHAN kepada Elia, orang Tisbe itu: "Sudahkah kaulihat, bahwa Ahab merendahkan diri di hadapan-Ku? Oleh karena ia telah merendahkan diri di hadapan-Ku, maka Aku tidak akan mendatangkan malapetaka dalam zamannya; barulah dalam zaman anaknya Aku akan mendatangkan malapetaka atas keluarganya. "Ini menyatakan bagaimanapun jikalau ada pertobatan, Tuhan tetap memberi pintu pengampunan kepada setiap mereka yang mau bertobat. Karena itu kepada raja bangsa-bangsa pun dibrtitakan yang sama (band. Mzm. 2). Tuhan itu mahakasih dan memberikan kasih-Nya kepada setiap makhluk. Elia adalah suatu pengingat supaya orang menyambut kasih Tuhan melalui kehadiran sang Mesias, namun sayangnya dunia tidak menerimanya; Markus 9:11-13 (TB) Lalu mereka bertanya kepada-Nya: "Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu? "Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan?
Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia."
Karena itu, bagi kita yang menerima kasih itu, wartakan kasih Tuhan kepada semua makhluk.
Doa:
Keluarga yang berbagi bercerita.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
