Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
Selamat hari Minggu Duapuluhdua Setelah Pentakosta.
Hidup orang beriman dingatkan supaya menjaga kekudusan (Im. 19:15-18), sebagaimana ditegaskan; Imamat 19:1-2 (TB) TUHAN berfirman kepada Musa: "Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus. Kekudusan Tuhan mestilah tercermin dari kekudusan hidup umat milik kepunyaan-Nya. Hidup orang beriman hendaklah melakukan hukum yang terutama; Matius 22:37-40 (TB) Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
Hidup orang beriman dan keluarga hendaknya dalam kasih kepada Tuhan dan sesama, menjadi orang benar; Mazmur 1:1-3 (TB) Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Jadilah keluarga-keluarga yang benar, keluarga yang berjalan dalam kasih dan dengan kasih seperti yang dilakukan oleh Paulus kepada jemaat Tesalonika. 1 Tesalonika 2:8 (TB) Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi.
Jadilah keluarga yang hidup dalam kasih, dan memberikan kasih kepada Tuhan dan sesama.
Doa:
Wilayah – wilayah GKI Serpong yang akrab.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
