GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Beriman dan Tetap Beriman

Terpublikasi Mon, 03 Aug 2026   

oleh:

Mazmur 78:1-8, 17-29; Ulangan 8:1-10; Roma 1:8-15

Selamat hari Senin.

Jas merah. Jangan melupakan sejarah. Itu sebuah ungkapan supaya manusia tidak melupakan yang pernah terjadi dalam hidup. 
Begitu pula umat Israel supaya mereka tidak melupakan, bahkan menjadikannya sebagai pelajaran (Mzm.78:1-4), supaya tidak mengulang kesalahan nenek moyangnya. Mazmur 78:5-8 (TB)  Telah ditetapkan-Nya peringatan di Yakub dan hukum Taurat diberi-Nya di Israel; nenek moyang kita diperintahkan-Nya untuk memperkenalkannya kepada anak-anak mereka, supaya dikenal oleh angkatan yang kemudian, supaya anak-anak, yang akan lahir kelak, bangun dan menceritakannya kepada anak-anak mereka, supaya mereka menaruh kepercayaan kepada Allah dan tidak melupakan perbuatan-perbuatan Allah, tetapi memegang perintah-perintah-Nya; dan jangan seperti nenek moyang mereka, angkatan pendurhaka dan pemberontak, angkatan yang tidak tetap hatinya dan tidak setia jiwanya kepada Allah. Umat belajar percaya dan mempercayakan hidupnya kepada Tuhan. Begitu pula kitab Ulangan mengajak umat ingat yang dialami oleh nenek moyang mereka ketika berjalan dari Mesir ke Kanaan. Ulangan 8:1-3 (TB)  "Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, haruslah kamu lakukan dengan setia, supaya kamu hidup dan bertambah banyak dan kamu memasuki serta menduduki negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu. Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak. Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN. Belajar dari masa lalu; baik dan buruk menjadikan setiap orang makin berhikmat. Mengingat hidup yang telah dijalani, Paulus ingin supaya orang makin dikuatkan iman percayanya kepada Tuhan. Roma 1:14-15 (TB)  Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar. Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. Karena itu ia ingin ke Roma supaya menguatkan orang-orang Kristen di Roma.

Inilah kerinduan yang mesti ada dalam hidup orang beriman, supaya setiap orang makin teguh beriman kepada Tuhan.

Doa:
Pendidikan yang berkwalitas dan merata bagi setiap siswa.