Mazmur 119:65-72; Imamat 16:1-5, 20-28; Matius 21:18-22
Selamat hari Rabu.
Seorang imam juga harus menjaga kekudusan hidupnya. Itulah yang diingatkan Tuhan kepada Harun melalui Musa (Im. 16:1-5).
Di hari pendamaian, Harun haruslah mengadakan pendamaian bagi dosa Israel. Imamat 16:20-22 (TB) Setelah selesai mengadakan pendamaian bagi tempat kudus dan Kemah Pertemuan serta mezbah, ia harus mempersembahkan kambing jantan yang masih hidup itu, dan Harun harus meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup itu dan mengakui di atas kepala kambing itu segala kesalahan orang Israel dan segala pelanggaran mereka, apa pun juga dosa mereka; ia harus menanggungkan semuanya itu ke atas kepala kambing jantan itu dan kemudian melepaskannya ke padang gurun dengan perantaraan seseorang yang sudah siap sedia untuk itu.
Demikianlah kambing jantan itu harus mengangkut segala kesalahan Israel ke tanah yang tandus, dan kambing itu harus dilepaskan di padang gurun. Pendamaian antara Tuhan dan umat-Nya dilakukan oleh umat sesuai dengan perintah Tuhan kepada Musa dan Harun. Firman Tuhan mengajar kepada kebenaran, karena itu pemazmur berkata; Mazmur 119:68-72 (TB) Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Orang yang kurang ajar menodai aku dengan dusta, tetapi aku, dengan segenap hati aku akan memegang titah-titah-Mu. Hati mereka tebal seperti lemak, tetapi aku, Taurat-Mu ialah kesukaanku. Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak. Meskipun berada diantara orang yang jahat, pemazmur menyukai Taurat dan mau melakukannya. Ketika Tuhan Yesus menjadikan pohon ara kering, Tuhan mau menjelaskan suatu pernyataan; Matius 21:20-22 (TB) Melihat kejadian itu tercenganglah murid-murid-Nya, lalu berkata: "Bagaimana mungkin pohon ara itu sekonyong-konyong menjadi kering?"
Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! hal itu akan terjadi. Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya."
Percaya kepada Tuhan, itulah yang patut dilakukan oleh orang beriman. Dalam percaya, setiap orang beriman berjalan dalam hidup.
Doa:
Tuhan menambahkan jumlah pelayan untuk program persekutuan dan kesaksian pelayanan.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
