GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Mengampuni, karena Diampuni

Terpublikasi Mon, 14 Sep 2026   

oleh:

Kejadian 50:15-21; Mazmur 103:8-13; Roma 14:1-12; Matius 18:21-35

Selamat hari Minggu Keenambelas Setelah Pentakosta.

Pengampunan, itulah yang diajarkan Tuhan Yesus ketika Petrus bertanya tentang "Berapa kali harus mengampuni saudara yang berbuat dosa?"
Tuhan mengungkapkan tujuhpuluh kali tujuh kali, bukan tujuh kali (tuuuh kali adalah pengampunan imam yang lebih banyak dari pengampunan orang biasa), lalu mengungkapkan perumpamaan tentang pengampunan (Mat. 18:22-34), dan Tuhan Yesus menegaskan; Matius 18:35 (TB)  Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu. "Pengampunan juga yang dilakukan oleh Yusuf terhadap saudara-saudaranya, bahkan ia tetap menjamin mereka sepeninggalan Yakub, ayah mereka. Kejadian 50:19-21 (TB)  Tetapi Yusuf berkata kepada mereka: "Janganlah takut, sebab aku inikah pengganti Allah?
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Jadi janganlah takut, aku akan menanggung makanmu dan makan anak-anakmu juga." Demikianlah ia menghiburkan mereka dan menenangkan hati mereka dengan perkataannya. Mengapa pengampunan? Seperti dalam perumpamaan yang Tuhan Yesus uraikan, setiap orang diampuni oleh Tuhan. Dosa yang besar, diampuni, sebagaimana hutang yang besar dihapuskan. Karena itulah pemazmur bersukacita. Mazmur 103:11-13 (TB)  tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Tuhan mengasihi setiap makhluk, dan Tuhan mengasihi setiap orang yang takut (percaya) kepada-Nya, karena itu Dia mengampuni, dan setiap orang yang diampuni, diajak untuk mengampuni orang lain. Roma 14:4 (TB)  Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri, karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri. 

Tetaplah mengasihi dan mengampuni, seperti yang diteladankan Tuhan  karena kasih itulah yang sudah memberikan kehidupan.

Doa:
Wilayah – wilayah GKI Serpong yang akrab.