Mazmur 119:33-40; Yehezkiel 24:1-14; 2 Korintus 12:11-21
Selamat hari Kamis.
Kala umat sudah melawan kepada Tuhan, dan tidak mempercayakan diri mereka kepada-Nya, Tuhan murka kepada mereka, dan meminta Yehezkiel untuk mengungkapkan perumpamaan kepada umat yang memberontak, dan mengatakan; Yehezkiel 24:11-14 (TB) Letakkanlah periuk itu kosong di atas bara api, supaya itu dibakar dan tembaganya menjadi merah, sehingga kotorannya hancur di dalamnya dan karatnya hilang. Aku bersusah payah dengan sia-sia, sebab karatnya yang tebal tidak mau hilang dari padanya, biar dalam api. Oleh karena engkau menajiskan dirimu dengan kemesumanmu, dan Aku ingin mentahirkan engkau, tetapi engkau tidak menjadi tahir dari kenajisanmu, maka engkau tidak akan ditahirkan lagi, sampai Aku melampiaskan amarah-Ku atasmu. Aku, TUHAN, yang mengatakannya. Hal itu akan datang, dan Aku yang akan membuatnya. Aku tidak melalaikannya dan tidak merasa sayang, juga tidak menyesal. Aku akan menghakimi engkau menurut perbuatanmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH. "Murka Tuhan atas umat-Nya sendiri hingga membiarkan Babel menyerang dan menjajah mereka adalah didikan Tuhan supaya mereka kembali kepada Tuhan. Oleh karena itu pemazmur berkata; Mazmur 119:33-35 (TB) Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir. Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab aku menyukainya. Pemazmur ingin mendengar suara dan firman Tuhan, dan melakukan dalam hidup mereka sebagai umat Tuhan. Melakukan firman Tuhan dan kehendak-Nya, itulah yang diharapkan juga oleh Paulus, oleh karena itulah Paulus berkata; 2 Korintus 12:19-21 (TB) Sudah lama agaknya kamu menyangka, bahwa kami hendak membela diri di depan kamu. Di hadapan Allah dan demi Kristus kami berkata: semua ini, saudara-saudaraku yang kekasih, terjadi untuk membangun iman kamu. Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan. Aku kuatir, bahwa apabila aku datang lagi, Allahku akan merendahkan aku di depan kamu, dan bahwa aku akan berdukacita terhadap banyak orang yang di masa yang lampau berbuat dosa dan belum lagi bertobat dari kecemaran, percabulan dan ketidaksopanan yang mereka lakukan. Paulus mempertanggungjawabkan karyanya bahwa semua yang ia lakukan dengan tujuan supaya jemaaat dikuatkan. Setiap orang percaya patut membawa kebenaran Tuhan dalam hidupnya, sekalipun tidak selalu diterima oleh orang lain.
Doa:
Kaum muda yang mau belajar berbagai keterampilan.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
