Mazmur 26:1-8; Yeremia 15:10-14; Matius 8:14-17
Selamat hari Sabtu.
Galau, itu yang dialami oleh Yeremia. Di satu sisi ia harus memberitakan firman Tuhan kepada umat, namun ia justru dianggap salah dan terjadi perbantahan diantata umat (Yer. 15:10-12), namun di sisi lain ia tahu Israel akan dihukum Tuhan. Yeremia 15:13-14 (TB) "Harta kekayaanmu dan barang-barang perbendaharaanmu akan Kuberikan dirampas sebagai ganjaran atas segala dosamu di segenap daerahmu. Aku akan membuat engkau menjadi budak musuhmu di negeri yang tidak kaukenal, sebab dalam murka-Ku telah mencetus api yang akan menyala atasmu. "Sebagai hamba Tuhan, Yeremia melakukan tugas dan tanggung jawabnya memberitakan firman, dan memohon belaskasihan untuk bangsanya. Tuhan memang murka, namun kasih setia-Nya kepada umat. Nyanyian pemazmur seperti nyanyian Yeremia tentang dirinya. Mazmur 26:1-3 (TB) Dari Daud. Berilah keadilan kepadaku, ya TUHAN, sebab aku telah hidup dalam ketulusan; kepada TUHAN aku percaya dengan tidak ragu-ragu. Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku. Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu, dan aku hidup dalam kebenaran-Mu. Pemazmur mengharapkan Tuhan berbelaskasihan, dan meminta-Nya menyelidiki hatinya. Tuhanlah yang menyatakan kasih dan karya-Nya kepada umat milik kepunyaan-Nya. Dia menyatakan belas kasihan supaya dunia mengenal-Nya.Tuhan Yesus menyatakan kasih Tuhan dengan menyembuhkan banyak orang (Mat. 8:14-16). Matius 8:17 (TB) Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita."
Syukuri kasih Tuhan yang memberikan damai sejahtera kepada dunia.
Doa:
Keluarga yang saling terbuka dan percaya kepada Tuhan.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
