GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Hidup Cukup, Bukan Egois

Terpublikasi Thu, 03 Apr 2025   

oleh:

Mazmur 53; Imamat 25:1-19; Wahyu 19:9-10

Selamat hari Selasa.

Manusia telah serakah dalam hidup ini. Karena itu diperlukan aturan ini perlu dilakukan untuk menjaga manusia dari keserakahan, sebagaimana pemazmur menyatakan; Mazmur 53:4 (TB)  (53-5) Tidak sadarkah orang-orang yang melakukan kejahatan, yang memakan habis umat-Ku seperti memakan roti, dan yang tidak berseru kepada Allah? 

Ketika egoisme dan egosentrisme melanda hidup manusia, mereka tak mampu berlaku benar kepada ciptaan lain, dan menghabiskan semua. Karena itu, hidup itu memerlukan keseimbangan, dan itulah yang Tuhan nyatakan untuk dilakukan oleh umat di tanah yang sudah dinyatakam Tuhan kepada Musa. Tuhan mengingatkan tentang tahun-tahun Sabat dan tahun Yobel (Im. 25:1-17) yang berlaku atas tanah dan perlakuan kepada orang lain. Aturan ini menjadikan semua menjadi baik, untuk tanah yang mereka miliki maupun dalam hidul bersama sebagai sesama umat. Imamat 25:18-19 (TB)  Demikianlah kamu harus melakukan ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-Ku serta melakukannya, maka kamu akan diam di tanahmu dengan aman tenteram. Tanah itu akan memberi hasilnya, dan kamu akan makan sampai kenyang dan diam di sana dengan aman tenteram. 

Orang-orang yang taat dan setia adalah mereka yang berkenan kepada Allah, dan kepada mereka dikatakan: Wahyu 19:9-10 (TB)  Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat." 

Kitakah orang-orang yang taat kepada Tuhan dalam hidup ini, untuk menjaga bumi dan kehidupan ini dengan baik?

Doa :
Gereja peduli kesehatan lingkungan.