Mazmur 32; 1 Raja-raja 19:1-8; Ibrani 2:10-18
Selamat hari Senin.
Bagaimanakah hidup orang benar, orang yang mau berserah setia kepada Tuhan? Bagaimana hidup orang fasik? Pemazmur menerangkan perbedaannya; Mazmur 32:10 (TB) Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia. Tuhan adalah pokok kehidupan dan keselamatan bagi orang yang percaya kepada-Nya. Seperti Elia, nabi Tuhan yang menyatakan kebenaran. Dalam takut kepada Izebel karena ancamannya, Elia dikuatkan oleh Tuhan. 1 Raja-raja 19:7-8 (TB) Tetapi malaikat TUHAN datang untuk kedua kalinya dan menyentuh dia serta berkata: "Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu."Maka bangunlah ia, lalu makan dan minum, dan oleh kekuatan makanan itu ia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni gunung Horeb. Tuhan tak membiarkan umat miliknya menjadi malu, namun Dia selalu ada bagi umat-Nya.
Yesus hadir sebagai yang menyelamatkan dunia; Allah yang menjadi manusia, memberi keselamatan. Ibrani 2:10-11 (TB) Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah — yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan —, yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan. Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara, Yesus adalah Firman yang menjadi manusia dan tinggal di tengah manusia, dan memberi keselamatan.
Untuk itu, jika Tuhan peduli kepada umat-Nya, tidakkah umat-Nya bersyukur kepada-Nya selalu?
Doa:
Program pemerintah yang mendukung peningkatan kwalitas pendidikan.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
