Mazmur 32; Kejadian 4:1-16; Ibrani 4:14-5:10
Selamat hari Selasa.
Iri, itulah salah satu awal dari tindakan dosa. Perempuan (Hawa) iri, ingin menjadi seperti Allah. Begitu pula Kain, iri kepada Habel. Kejadian 4:3-5 (TB) Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Karena itulah Kain merancang dan melakukan kejahatan kepada Habel (Kej. 4:6-9). Tuhan mengampuni Kain, dan menjaga Kain sekalipun Kain harus pergi dari hadapan Tuhan (Kej. 4:10-16). Karena itu tepatlah perkataan pemazmur; Mazmur 32:1-2 (TB) Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!
Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!
Dosa membuat orang merasa bersalah dalam hidupnya dan dalam sengsara (Mzm. 32:3-5), namun pengampunan Tuhan melegakan jiwa. Ibrani 4:14-16 (TB) Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.
Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. Penulis kitab Ibrani mengingatkan: orang beriman punya Imam Besar yang mempersembahkan diri-Nya untuk menebus dosa dunia. Ibrani 5:8-10 (TB) Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya, dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek. Tuhan datang untuk menebus dosa dan kesalahan dunia, dan memberikan kehidupan baru.
Tidakkah sebagai orang percaya tetap menjaga iman dan pengharapan kepada Dia yang berbelaskasihan?
Doa:
Gereja yang peduli dan menyatu dengan masyarakat.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
