Mazmur 145:8-14; Zakharia 2:6-13; Roma 7:7-20
Selamat hari Jumat.
Dipanggil untuk kembali pulang, adalah hal yang menyenangkan. Pulang ke rumah sendiri, di tempat Tuhan memberikan rumah yang nyaman bagi mereka (Zak. 2:6-9). Zakharia 2:10-13 (TB) Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan diam di tengah-tengahmu, demikianlah firman TUHAN; dan banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada TUHAN pada waktu itu dan akan menjadi umat-Ku dan Aku akan diam di tengah-tengahmu." Maka engkau akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu. Dan TUHAN akan mengambil Yehuda sebagai milik-Nya di tanah yang kudus, dan Ia akan memilih Yerusalem pula. Berdiam dirilah, hai segala makhluk, di hadapan TUHAN, sebab Ia telah bangkit dari tempat kediaman-Nya yang kudus. Yang datang bukan hanya umat-Nya, namun juga bangsa lain yang merasakan kasih Tuhan. Sebagaimana dikatakan oleh pemazmur, Mazmur 145:10-14 (TB) Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu, untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan kemuliaan semarak kerajaan-Mu. Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk. Karena kasih-Nya, banyak bangsa melihat bagaimana Tuhan melakukan yang baik kepada umat-Nya, dan kemuliaan-Nya yang kekal.
Oleh karena itu, setelah menjelaskan antara dosa dan hukum Taurat (Rom. 7:7-12), Paulus mengingatkan tentang perjuangan setiap orang percaya melawan dosa. Roma 7:16-20 (TB) Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik. Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku. Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.
Datang kepada Tuhan, dan berjuang untuk melawan dosa merupakan perjuangan sepanjang hidup sebagai orang percaya. Tetaplah menjadi umat yang tetap setia kepada-Nya.
Doa:
Pemimpin muda yang dipersiapkan dengan baik dan benar.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
