Mazmur 89:1-5, 16-19; Yeremia 25:8-14; Lukas 17:1-4
Selamat hari Jumat.
Mendengar perkataan Tuhan dan mengikuti jalan-Nya, itulah orang beriman. Mazmur 89:1-2 (TB) Nyanyian pengajaran Etan, orang Ezrahi. (89-2) Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun. (89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit. Kasih setia Tuhan bagi umat-Nya memberikan harapan. Namun sayangnya umat tidak mau mendengar Tuhan. Karena itu; Yeremia 25:8-9 (TB) Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam: Oleh karena kamu tidak mendengarkan perkataan-perkataan-Ku, sesungguhnya, Aku akan mengerahkan semua kaum dari utara, demikianlah firman TUHAN menyuruh memanggil Nebukadnezar, raja Babel, hamba-Ku itu; Aku akan mendatangkan mereka melawan negeri ini, melawan penduduknya dan melawan bangsa-bangsa sekeliling ini, yang akan Kutumpas dan Kubuat menjadi kengerian, menjadi sasaran suitan dan menjadi ketandusan untuk selama-lamanya. Ketidaksetiaan menjadikan murka Tuhan kepada umat. Karena itu Tuhan Yesus berkata; Lukas 17:1-2 (TB) Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini.
Setiap orang hendaklah menjaga dirinya sendiri, sebagai bagian dari kesetiaan kepada Tuhan.
Doa:
Yudikatif (aparat hukum, polisi dan TNI) yang melindungi masyarakat dan melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
