Mazmur 18:1-4, 21-33; Ulangan 32:18-20, 28-39; Roma 11:33-36
Selamat hari Selasa.
Dalam kitab Ulangan Musa menuliskan keluh kesahnya kepada umat Israel yang dipimpinnya. Ulangan 32:18-20 (TB) Gunung batu yang memperanakkan engkau, telah kaulalaikan, dan telah kaulupakan Allah yang melahirkan engkau. Ketika TUHAN melihat hal itu, maka Ia menolak mereka, karena Ia sakit hati oleh anak-anaknya lelaki dan perempuan. Ia berfirman: Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka, sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak mempunyai kesetiaan. Musa mengingat orang-orang Israel sebagai bangsa yang buruk kelakuannya, bahkan melupakan Tuhan (Ul. 32:31-33). Ulangan 32:18-20 (TB) Gunung batu yang memperanakkan engkau, telah kaulalaikan, dan telah kaulupakan Allah yang melahirkan engkau. Ketika TUHAN melihat hal itu, maka Ia menolak mereka, karena Ia sakit hati oleh anak-anaknya lelaki dan perempuan. Ia berfirman: Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, dan melihat bagaimana kesudahan mereka, sebab mereka itu suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak mempunyai kesetiaan. Padahal Tuhan menghendaki umat yang benar. Mazmur 18:25-27 (TB) (18-26) Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela, (18-27) terhadap orang yang suci Engkau berlaku suci, tetapi terhadap orang yang bengkok Engkau berlaku belat-belit. (18-28) Karena Engkaulah yang menyelamatkan bangsa yang tertindas, tetapi orang yang memandang dengan congkak Kaurendahkan.
Oleh karena itu, apa yang bisa menyelamatkan dunia? Paulus menjawab; Roma 11:33-36 (TB) O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya?
Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya?
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!
Tuhan, pokok selamat tak membiarkan umat-Nya dalam kesengsaraan.
Semua karena anugerah Tuhan yang menyelamatkan.
Doa:
Gereja yang terlibat mengatasi kesulitan masyarakat.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
