Mazmur 99; Imamat 9:1-11, 22-24; 1 Petrus 4:1-6
Selamat hari Senin.
Manusia berdosa kepada Tuhan. Oleh karena itu setiap orang, termasuk para imam mestilah mempersembahkan korban penghapus dosa dan korban bakaran. Itulah yang dilakukan oleh Harun dan anak-anaknya (Im. 9:1-11). Setelah semuanya terjadi, nyatalah kemuliaan Tuhan. Imamat 9:22-24 (TB) Harun mengangkat kedua tangannya atas bangsa itu, lalu memberkati mereka, kemudian turunlah ia, setelah mempersembahkan korban penghapus dosa, korban bakaran dan korban keselamatan. Masuklah Musa dan Harun ke dalam Kemah Pertemuan. Setelah keluar, mereka memberkati bangsa itu, lalu tampaklah kemuliaan TUHAN kepada segenap bangsa itu. Dan keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan korban bakaran dan segala lemak di atas mezbah. Tatkala seluruh bangsa itu melihatnya, bersorak-sorailah mereka, lalu sujud menyembah.
Tuhan itu kudus, dan umat-Nya dikuduskan-Nya karena itu mereka bersukacita. Mazmur 99:1-3 (TB) TUHAN itu Raja, maka bangsa-bangsa gemetar. Ia duduk di atas kerub-kerub, maka bumi goyang. TUHAN itu maha besar di Sion, dan Ia tinggi mengatasi segala bangsa. Biarlah mereka menyanyikan syukur bagi nama-Mu yang besar dan dahsyat; Kuduslah Ia!
Tuhan yang kudus, dan umat dikuduskan, itulah yang menjadi dasar orang beriman pun harus berubah, karena penebusan kekal sudah diberikan melalui karya kasih Allah dalam Tuhan Yesus. 1 Petrus 4:1-2 (TB) Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamu pun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa, supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.
Oleh karena itu, setiap orang beriman patut menjaga kekudusan hidup karena hidup mereka ditebus dengan mahal.
Doa:
Program pemerintah yang mendukung peningkatan kwalitas pendidikan.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
