Mazmur 50:7-15; Ratapan 3:40-58; Kisah Para Rasul 28:1-10
Selamat hari Jumat.
Penulis kitab Ratapan mengajak umat untuk sadar tentang hidup yang mereka jalani dalam dosa. Oleh karena itu ia mengajak kepada umat untuk memeriksa diri, bertobat dan mengakui kesalahan (Rat. 3:41-58). Ratapan 3:40 (TB) Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada TUHAN. Kembali kepada Tuhan, itulah yang dikehendaki Tuhan atas dosa dan kesalahan umat. Bukan korban yang banyak (Mzm. 50:8-13), namun hati yang berbalik kepada Tuhan. Mazmur 50:14-15 (TB) Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!
Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku. Pertobatan setiap orang berdosa ditunggu oleh Tuhan, bukan untuk menghukum namun untuk dipulihkan luka-lukanya. Hidup ini hendaklah menjadu berarti. Dari orang yang sudah diselamatkan menjadi orang yang bersaksi tentang Tuhan.
Itulah yang dilakukan oleh Paulus di Malta, sehingga Paulus berbuat baik, itu adalah kesaksian tentang Tuhan. Kisah Para Rasul 28:7-10 (TB) Tidak jauh dari tempat itu ada tanah milik gubernur pulau itu. Gubernur itu namanya Publius. Ia menyambut kami dan menjamu kami dengan ramahnya selama tiga hari. Ketika itu ayah Publius terbaring karena sakit demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya; ia berdoa serta menumpangkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia. Sesudah peristiwa itu datanglah juga orang-orang sakit lain dari pulau itu dan mereka pun disembuhkan juga. Mereka sangat menghormati kami dan ketika kami bertolak, mereka menyediakan segala sesuatu yang kami perlukan.
Hidup benar adalah hidup orang beriman. Seberapapun ia berdosa, Tuhan menyambut dia, dan menjadikan kesaksian yang hidup tentang Tuhan.
Doa:
Pemerintah yang menjamin kebebasan berpendapat.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
