Yeremia 28:5-9; Mazmur 89:1-5, 16-19; Roma 6:12-23; Matius 10:40-42
Selamat Hari Minggu Kelima Setelah Pentakosta.
Mendengar suara Tuhan -manis atau pahit- lalu mewartakan kepada Tuhan, itulah yang dilakukan oleh seorang nabi. Yeremia 28:8-9 (TB) Nabi-nabi yang ada sebelum aku dan sebelum engkau dari dahulu kala telah bernubuat kepada banyak negeri dan terhadap kerajaan-kerajaan yang besar tentang perang dan malapetaka dan penyakit sampar. Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN. "Pengingatan Yeremia kepada nabk Hananya adalah perkataan yang keras bahwa seorang nabi mestilah mendengar suara Tuhan dan menyampaikan firman-Nya kepada umat. Mazmur 89:1-2 (TB) Nyanyian pengajaran Etan, orang Ezrahi. (89-2) Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun. (89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit. Kasih Tuhan tak pernah lalu dari kehidupan umat, Dia selalu menjadi pokok selamat umat-Nya.
Oleh karena itu panggilan pertobatan diberikan kepada setiap orang. Roma 6:22-23 (TB) Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Setiap orang dipanggil untuk kembali kepada Tuhab dan menerima anugerah keselamatan. Matius 10:40 (TB) Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
Setiap orang dipanggil kepada kebenaran dan hidup benar di dalam Tuhan.
Doa:
Persekutuan umat di wilayah yang memikirkan kehidupan warga sekitar.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
