Mazmur 50:7-15; Keluaran 34:1-9; Matius 9:27-34
Selamat hari Sabtu.
Dua loh batu pertama dipecahkan Musa ketika ia melihat umat Israel sedang memuja patung anak lembu emas (Kel. 32:17-21). Dua loh batu berisi sepuluh perintah Tuhan kembali diberikan Tuhan sebagai tuntunan hidup umat. Keluaran 34:6-9 (TB) Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat."Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah serta berkata: "Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami; ambillah kami menjadi milik-Mu." Tuhan sebagai penyelamat Israel menjadi Tuhan yang pengampun, dan tidak membiarkan perintah yang Dia berikan dipermainkan. Melalui kesepuluh firman, Tuhan hendak meneguhkan umat; Mazmur 50:7 (TB) "Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu: Akulah Allah, Allahmu!
Supaya umat mendengar dan melakukan firman-Nya. Kedatangan Tuhan Yesus ke dunia sebagai "Firman yang menjadi manusia" untuk mengatasi kelemahan dunia. Dengan karya kasih-Nya, orang diperkenankan melihat karya kasih Allah sehingga mereka memuliakan Tuhan. Matius 9:28-29, 32-33 (TB) Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya." Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu." Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan. Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: "Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel." Firman itu telah nyata, menjadi kehidupan bagi dunia, bahkan oleh karya kasih-Nya, manusia diselamatkan.
Tidakkah manusia percaya dan mempercayakan hidup kepada-Nya?
Doa:
Keluarga yang saling terbuka dan percaya kepada Tuhan.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
