Mazmur 28; Hakim-hakim 16:1-22; Filipi 1:15-21
Selamat hari Selasa.
Simson diberikan kekuatan oleh Tuhan. Kekuatan yang kelemahannya harus disembunyikan dari orang lain, terutama musuhnya, orang Filistin.
Namun ternyata Simson mempunyai kelemahan lain. Begitu mudahnya ia jatuh cinta, dan itu dimanfaatkan oleh raja-raja kota orang Filistin dengan membujuk Delila. Hakim-hakim 16:5 (TB) Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin kepada perempuan itu sambil berkata: Cobalah bujuk dia untuk mengetahui karena apakah kekuatannya demikian besar, dan dengan apakah kami dapat mengalahkan dia dan mengikat dia untuk menundukkannya. Maka kami masing-masing akan memberikan seribu seratus uang perak kepadamu. Dan setelah beberapakali merengek-rengek, maka Simson menceritakan kelemahannya (Hak. 16:16-17), dan karena itu Simson ditangkap dan dicungkil matanya (Hak. 16:18-22). Simson lupa; kekuatannya ada pada Tuhan yang menyertainya dalam hidup. Ia tergoda rayuan, dan akhirnya ditangkap. Tuhan adalah kekuatan bagi setiap orang percaya.
Oleh karena itu: hiduplah bersandar hanya kepada Tuhan. Mazmur 28:6-7 (TB) Terpujilah TUHAN, karena Ia telah mendengar suara permohonanku. TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya. Banyak hal yang menggoda orang beriman untuk beralih dari Tuhan. Simson tergoda oleh perempuan dari lembah Sorek bernama Delilah, dan ia tak menyadarinya.
Setiap orang percaya patut mengenali kelemahan yang ada pada dirinya, dan mohon Tuhan yang menolong. Paulus dalam perjalanannya mengalami berbagai hambatan; dari luar, maupun dari rekan sendiri (Fil. 1:15-17). Namun itu tidak mengganggu Paulus. Filipi 1:18-21 (TB) Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita, karena aku tahu, bahwa kesudahan semuanya ini ialah keselamatanku oleh doamu dan pertolongan Roh Yesus Kristus. Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikian pun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku. Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
Paulus punya arah yang jelas untuk pekabaran Injil yang dilakukannya. Yang penting: Injil diberitakan.
Tidakkah setiap orang percaya punya tujuan dalam hidup? Supaya tak tergoda berbagai godaan di sepanjang hidupnya.
Doa :
Gereja peduli kesehatan masyarakat sekitar.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
