Mazmur 87; 2 Raja-raja 5:1-14; Kisah Para Rasul 15:1-21
Selamat hari Senin.
Cara Tuhan, itulah yang ditunjukkan oleh Elisa kepada Naaman. Memang sungai Yordan tak sebagus sungai di Damsyik, namun dengan cara itulah Tuhan menyembuhkan Naaman melalui perkataan Elisa. 2 Raja-raja 5:10-14 (TB) Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: "Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir. "Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: "Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!
Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?" Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati. Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: "Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir."
Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir. Tuhan punya cara memulihkan, dan Tuhan menyatakan kuasa-Nya dalam hidup. Tuhan dan kediamannya di Sion patut disembah karena itu pengenalan tentang Tuhan dicari bangsa-bangsa. Mazmur 87:5-7 (TB) Tetapi tentang Sion dikatakan: "Seorang demi seorang dilahirkan di dalamnya," dan Dia, Yang Mahatinggi, menegakkannya. TUHAN menghitung pada waktu mencatat bangsa-bangsa: "Ini dilahirkan di sana."
Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai: "Segala mata airku ada di dalammu."Kuasa Tuhan nyata, dan supaya orang dari bangsa manapun mencari Dia. Sidang di Yerusalem mempercakapkan: apakah orang dari bangsa bukan Yahudi harus disunat, seperti yang dikatakan orang yang datang dari Yudea ke Antiokhia dan orang Farisi di Yerusalem (Kis.15:1, 5). Dalam sidang itu diambil kesimpulan oleh Petrus; Kisah Para Rasul 15:7-11 (TB) Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu, berdirilah Petrus dan berkata kepada mereka: "Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya. Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita, dan Ia sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman. Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk, yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?
Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga."Mereka yang percaya dalam nama Yesus tidak perlu mendapat tanda dengan sunat, itulah kesimpulannya, dan Yakobus meminta supaya dituliskan surat kepada jemaat-jemaat (Kis. 15:13-21).
Menjadi percaya kepada Tuhan, dan menyembah-Nya, itulah orang percaya kepada Tuhan. Mereka harus memeliharanya dengan tetap beriman.
Doa :
Pemerintah memperhatikan guru di daerah terdepan, terluar, tertinggal.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
