Mazmur 31:10-17; Ratapan 3:55-66; Markus 10:32-34
Selamat hari Sabtu.
Harapan hanya kepada Tuhan, itulah yang diungkapkan pemazmur dan penulis kitab Ratapan. Karena itu pengakuan pemazmur; Mazmur 31:14-16 (TB) (31-15) Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: "Engkaulah Allahku!"
(31-16) Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!
(31-17) Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!
Dan pengakuan penulis kitab Ratapan menyatakan; Ratapan 3:55-56 (TB) "Ya TUHAN, aku memanggil nama-Mu dari dasar lobang yang dalam. Engkau mendengar suaraku! Janganlah Kaututupi telinga-Mu terhadap kesahku dan teriak tolongku!
Oleh karena orang-orang yang memusuhinya, umat hanya bisa mengadu kepada Tuhan, sumber kekuatan dan pertolongan mereka. Dalam perjalanan menuju ke Yerusalem, murid-murid merasa cemas, juga orang yang mengikuti-Nya merasa takut, kepada keduabelas murid, Ia berkata; Markus 10:33-34 (TB) kata-Nya: "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit."Yesus meneguhkan mereka; memang Ia harus mengalami penderitaan, namun Dia akan bangkit sesudah tiga hari. Konsep Mesias seperti ini tidaklah dikenal oleh orang Yahudi. Tuhan Yesus menguatkan mereka, supaya para murid mengerti bagaimana Tuhan menyelamatkan dunia dengan nyawa-Nya, dan menang sebagai Mesias.
Tak jarang manusia gagal memahami pikiran Tuhan, takut dan cemas. Padahal Tuhan adalah sumber kekuatan dan kehidupan bagi mereka.
Doa:
Keluarga yang berbagi bercerita.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
