GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Mewarta Kasih Tuhan

Terpublikasi Fri, 14 Aug 2026   

oleh:

Mazmur 85:9-14; 1 Raja-raja 18:41-46; Matius 16:1-4

Selamat hari Sabtu.

Melepaskan orang yang memusuhi seringkali dianggap sebagai kebodohan bagi dunia. Namun itulah yang dilakukan Elia kepada Ahab (1 Raj. 18:41-46). Elia menyuruh Ahab makan, dan ketika hujan akan turun, Elia menyuruh Ahab pulang. Meredakan amarah lebih baik daripada memusuhi orang. 
Kepada orang yang memusuhi dan meminta tanda, Tuhan Yesus mengingatkan; Matius 16:2-4 (TB)  Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah, dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak. Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi. Untuk menjadi percaya, mereka diingatkan: tanda Yunus itu sudah cukup; karya kasih Allah yang menyelamatkan dunia dalam kematian dan kebangkitan Yesus. Suatu pernyataan sudah diberikan, supaya dunia diselamatkan. Tuhan memberikan kepada mereka yang dikasihi-Nya keselamatan dan damai sejahtera, bagi mereka yang mau bersandar kepada-Nya. Mazmur 85:8-9 (TB)  (85-9) Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?
(85-10) Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita. 

Tuhan mengasihi, karena itu kasih-Nya patut diberikan kepada orang lain, bahkan bagi mereka yang membenci. Tuhan kasih, maka setiap orang percaya membawa kasih kepada semua orang, tanpa memandang muka.

Doa:
Keluarga yang saling mendukung dalam suka dan duka.