GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Menjadi Umat yang Beriman Teguh

Terpublikasi Mon, 12 Oct 2026   

oleh:

Yesaya 25:1-9; Mazmur 23; Filipi 4:1-9; Matius 22:1-14

Selamat hari Minggu Keduapuluh Setelah Pentakosta.

Tuhan itu kasih, dan mengasihi manusia. Dia adalah pokok keselamatan bagi umat-Nya. Sekalipun kota bangsa-bangsa runtuh, Tuhan menjadi tempat perlindungan (Yes. 25:1-5). Namun bukan hanya umat-Nya, Tuhan adalah perlindungan juga bagi bangsa-bangsa lain di Sion. Yesaya 25:9 (TB)  Pada waktu itu orang akan berkata: "Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan yang diadakan-Nya!" 

Namun sayangnya, panggilan keselamatan itu justru ditolak oleh umat-Nya. Perumpamaan tentang raja yang mengundang ke pesta kawin, menunjukkan  bahwa kebaikan Tuhan tidak selalu diterima oleh umat-Nya. Mereka menolak undangan itu. Padahal, Tuhan berbuat baik kepada mereka. Gambaran Tuhan sebagai gembala yang baik adalah hal yang umum bagi orang Israel. Tuhan juga menjadi perlindungan bagi segala bangsa. Mazmur 23:4-6 (TB)  Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. Tuhan menuntun umat-Nya. Tuhan memberikan kemurahan sampai selamanya. Oleh karena itu Paulus mengingatkan kepada saudara-saudaranya di Filipi; Filipi 4:1, 4-7 (TB)  Karena itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang kurindukan, sukacitaku dan mahkotaku, berdirilah juga dengan teguh dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih!
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!
Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! 

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Supaya mereka tetap beriman kepada Tuhan dalam hidup. Karena Tuhan Yesus berkata; Matius 22:14 (TB)  Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih. Karena itu Paulus berkata; Filipi 4:8-9 (TB)  Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Tetaplah setia, patuh dan taat kepada Tuhan.

Doa:
Gereja – gereja yang melakukan persekutuan, dan kesaksian pelayanan.