GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Mengerjakan Tanggung jawab dari Tuhan

Terpublikasi Mon, 19 Oct 2026   

oleh:

Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22

Selamat hari Minggu Keduapuluhsatu Setelah Pentakosta. 

Tuhan adalah pencipta langit dan bumi. Dialah yang memerintah kepada siapapun untuk menjadi alat di tangan-Nya, termasuk Koresh, raja Persia (Yes. 45:1), seperti yang difirmankan Tuhan; Yesaya 45:5-7 (TB)  Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku, supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain, yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini. 

Dengan kuasa-Nya Tuhan memerintah dunia ini, dengan kasih-Nya Dia merawat umat-Nya, termasuk keluarga-keluarga yang percaya kepada-Nya.
Oleh karena itu setiap keluarga patut memberikan kesaksian tentang kasih Tuhan dalam hidup mereka. Seperti yang dipuji oleh Paulus tentang jemaat Tesalonika. 1 Tesalonika 1:2-4 (TB)  Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua dan menyebut kamu dalam doa kami. Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita. Dan kami tahu, hai saudara-saudara yang dikasihi Allah, bahwa Ia telah memilih kamu. Apa yang mereka kerjakan  telah memberi kesaksian tentang Tuhan bagi orang beriman maupun bagi orang lain (1 Tes. 1:5-10). Kesaksian kehidupan sebagai umat Tuhan juga patut diberikan bahwa ketaatan kepada Tuhan tidak menghilangkan peran sebagai warga negara. Oleh karena itu Tuhan Yesus menasehati; Matius 22:21 (TB)  Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Orang beriman punya peran sebagai warga negara, dan sebagai warga kerajaan Allah. Itu bukan pilihan, semua patut dilakukan. Juga dalam hidup sebagai anggota keluarga, setiap orang punya tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Setiap orang mestilah mengerjakan bagiannya dengan baik.

Doa:

Gereja yang peduli kepada kehidupan anggota jemaatnya.