GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Keselamatan yang Menyatukan Orang Percaya

Terpublikasi Wed, 04 Mar 2026   

oleh:

Mazmur 95; Keluaran 16:9-21; Efesus 2:11-22

Selamat hari Jumat.

Hidup dengan hati yang bersyukur mendapati hambatan kala manusia maunya hanya enaknya sendiri. Itulah yang terjadi.
Kala Tuhan memberi mereka makan burung puyuh dan manna, masih saja ada orang yang melanggar ketentuan-Nya. Keluaran 16:20 (TB)  Tetapi ada yang tidak mendengarkan Musa dan meninggalkan dari padanya sampai pagi, lalu berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka. Hidup terbiasa serba tersedia di Mesir menjadikan mereka tak mampu bersyukur kepada Tuhan. Belajar bahwa setiap hal di tangan Tuhaj, pemazmur mengajak untuk selalu bersyukur memuliakan Tuhan. Mazmur 95:1-3 (TB)  Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita. 

Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur. Sebab TUHAN adalah Allah yang besar, dan Raja yang besar mengatasi segala allah. Pemazmur mengingatkan setiap bagian hidup kita; suka duka ada di tangan Tuhan. Terlebih karena sebagai orang percaya. Paulus mengingatkan bagaimana karya kasih Allah dalam Tuhan Yesus Kristus sudah memberikan keselamatan. Efesus 2:13-16 (TB)  Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu. Dia yang memperdamaikan setiap orang sebagai saudara. Efesus 2:19-20 (TB)  Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Dan semua orang dibangun di dalam Tuhan, dan disertai Roh Kudus (Ef. 2:21-22).

Bersyukurlah karena kasih Tuhan menyelamatkan dan menyatukan.

Doa :
Pemerintah yang memperhatikan Kawasan terluar, terdepan, tertinggal.