GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Jaga Anugerah Iman dalam Hidupmu

Terpublikasi Mon, 02 Mar 2026   

oleh:

Kejadian 12:1-4a; Mazmur 121; Roma 4:1-5, 13-17; Yohanes 3:1-17

Selamat hari Minggu Pra Paskah kedua.

Percaya kepada Tuhan, itulah sikap orang beriman. Abram dalam menanggapi panggilan Tuhan tanpa ia tahu ke mana Tuhan menunjukkan tempat tujuan. Kejadian 12:1 (TB)  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Abram berangkat karena Tuhan menyatakan kasih dan penyertaan-Nya (Kej. 12:2-4a). Dalam kehidupan umat, Tuhan adalah satu-satunya penolong, itulah pengakuan pemazmur dalam peziarahan hidupnya, sekalipun ada banyak godaan untuk berpaling dari Tuhan. Mazmur 121:2-3 (TB)  Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Ini bukan perhitungan matematis, atau berdasarkan perasaan belaka, atau janji. Pengakuan ini karena pengalaman hidup pemazmur bersama Tuhan yang membuktikan: Tuhan adalah tempat perlindungan yang kokoh dan setia. Sebagai orang beriman kita semua diingatkan tentang karya kasih Tuhan yang menyelamatkan; pengorbanan-Nya untuk dunia yang menyelamatkan dunia. Yohanes 3:14-17 (TB)  Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. 

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Keselamatan dari Tuhan dalam Tuhan Yesus Kristus adalah karya agung yang menyelamatkan dunia. Dan inilah yang Tuhan berikan kepada kita: iman, percaya bahwa Dialah sang Mesias, penyelamat dunia. Roma 4:4-5 (TB)  Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya. Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran. Karena itu setiap orang yang diberikan iman, mereka diajak untuk mempertahannya sampai akhir hidupnya. Roma 4:15-17 (TB)  Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, — 
seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" — di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.  

Mari, tetaplah jaga iman sampai akhir.

Doa :
Jemaat sedang mengusahakan izin pendirian rumah ibadah.