Yesaya 42:1-9; Mazmur 36:6-12; Ibrani 9:11-15; Yohanes 12:1-11
Selamat hari Senin.
Karya kasih Tuhan karena Dia berbelaskasihan kepada umat-Nya. Karena itulah pemazmur bersaksi; Mazmur 36:5-7 (TB) (36-6) Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan. (36-7) Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah, hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat. Manusia dan hewan Kauselamatkan, ya TUHAN. (36-8) Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. Karya kasih itu memberikan Tuhan Yesus sebagai hamba yang taat menghadapi penderitaan untuk menebus dosa manusia; Yesaya 42:1-4 (TB) Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum. Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
Tuhan Yesus berkarya dan mewartakan kebenaran dengan karya-Nya di dunia. Karena itu ketika Maria di rumah Lazarus yang meminyaki dan mengurapi kepala Tuhan Yesus dengan setengah kati minyak narwastu murni, di tengah protes Yudas Iskariot, Ia berkata; Yohanes 12:7-8 (TB) Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku. Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu. "Enam hari lagi Paskah, dan Yesus sudah harus dipersiapkan untuk masa sengsara yang harus diterimanya. Dan, Maria mempersiapkan saat itu.
Maka digenapi karya kasih Allah dalam diri Tuhan Yesus seperti yang dicatatkan oleh penulis kitab Ibrani; Ibrani 9:11-12 (TB) Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, — artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.
Karya kasih-Nya tuntas menebus dosa dunia. Dalam ketaatan, Tuhan Yesus menggenapi semua yang dinyatakan tentang diri-Nya sebagai Mesias.
Doa:
Pendidikan yang berkwalitas dan merata bagi setiap siswa.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
