Mazmur 144; Yehezkiel 19:10-14; 1 Petrus 2:4-10
Selamat hari Senin.
Ratapan Yehezkiel terhadap raja Israel yang telah melakukan yang jahat di mata Tuhan. Ia mengeraskan hati sehingga dibuang oleh Tuhan segala kesejahteraan ganti ketandusan. Yehezkiel 19:12-14 (TB) Tetapi ia tercabut di dalam kemarahan dan dilemparkan ke bumi; angin timur membuatnya layu kering, buahnya disentakkan, cabang yang kuat menjadi layu kering; dan api menghabiskannya. Dan sekarang ia tertanam di padang gurun, di tanah yang kering dan haus akan air. Maka keluarlah api dari cabangnya yang memakan habis ranting dan buahnya, sehingga tiada lagi padanya cabang yang kuat dan tiada tongkat kerajaan." Ini adalah ratapan dan sudah menjadi ratapan. Umat yang begitu dikasihi sekarang merana karena kesalahan rajanya yang telah berbelok dari mengasihi Tuhan. Karena itu doa pemazmur supaya diberikan pemulihan oleh Tuhan. Mazmur 144:9-11 (TB) Ya Allah, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh tali aku hendak bermazmur bagi-Mu, Engkau yang memberikan kemenangan kepada raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu!
Bebaskanlah aku dari pada pedang celaka dan lepaskanlah aku dari tangan orang-orang asing, yang mulutnya mengucapkan tipu, dan yang tangan kanannya adalah tangan kanan dusta. Puji-pujian kepada Tuhan hendaklah menjadikan Tuhan berbelaskasihan kepada umat-Nya. 1 Petrus 2:4-6 (TB) Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah. Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.
Kembali kepada Tuhan adalah pilihan terbaik bagi umat milik kepunyaan-Nya.
Bertobat lebih baik sebagai langkah hidup menjadi umat Tuhan seutuhnya.
Doa:
Peningkatan kapasitas pendidikan dasar.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
