GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Bersyukur karena Kasih Tuhan

Terpublikasi Fri, 12 Jun 2026   

oleh:

Mazmur 100 Keluaran 4:27-31 Kisah Para Rasul 7:35-43

Selamat hari Jumat.

Masuk ke kemah suci ketika menaikkan korban syukur waktu di padang gurun atau Bait Allah di Yerusalem, adalah suatu sukacita umat karena mengingat kasih Tuhan dalam hidup mereka. Karena itulah pemazmur memuji; Mazmur 100:4-5 (TB)  Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. Kasih Tuhan juga diberikan kepada Musa yang mengakui bahwa dirinya bukan orang yang bisa berbicara di depan Firaun, dan Tuhan menyiapkan Harun, saudaranya untuk menjadi penyambung lidah kepada umat. Keluaran 4:29-31 (TB)  Lalu pergilah Musa beserta Harun dan mereka mengumpulkan semua tua-tua Israel. Harun mengucapkan segala firman yang telah diucapkan TUHAN kepada Musa, serta membuat di depan bangsa itu tanda-tanda mujizat itu. Lalu percayalah bangsa itu, dan ketika mereka mendengar, bahwa TUHAN telah mengindahkan orang Israel dan telah melihat kesengsaraan mereka, maka berlututlah mereka dan sujud menyembah. Tuhan menyiapkan yang dibutuhkan. Tuhan menyertai umat. Karena itulah umat mengucap syukur kepada Tuhan. Umat diajak untuk selalu memuliakan Tuhan karena kasih-Nya. Melalui Dialah segala berkat dan kasih-Nya, juga bersyukur atas orang-orang yang berkarya di dalam Tuhan. Untuk itulah Lukas mengingatkan kepada umat; melalui Musa umat mendapat berkat; Kisah Para Rasul 7:35-38 (TB)  Musa ini, yang telah mereka tolak, dengan mengatakan: Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim?
Musa ini juga telah diutus oleh Allah sebagai pemimpin dan penyelamat oleh malaikat, yang telah menampakkan diri kepadanya di semak duri itu. Dialah yang membawa mereka keluar dengan mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di tanah Mesir, di Laut Merah dan di padang gurun, empat puluh tahun lamanya. Musa ini pulalah yang berkata kepada orang Israel: Seorang nabi seperti aku ini akan dibangkitkan Allah bagimu dari antara saudara-saudaramu. Musa inilah yang menjadi pengantara dalam sidang jemaah di padang gurun di antara malaikat yang berfirman kepadanya di gunung Sinai dan nenek moyang kita; dan dialah yang menerima firman-firman yang hidup untuk menyampaikannya kepada kamu.  

Lukas mengingatkan supaya orang beriman percaya, Tuhan berkarya dalam hidupnya.

Doa:
Pemerintah  (eksekutif) dari pusat ke daerah yang bersih, dan melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar.