GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Bersedia Dipimpin Tuhan

Terpublikasi Thu, 08 Oct 2026   

oleh:

Mazmur 23; Yesaya 22:1-8a; 1 Petrus 5:1-5, 12-14

Selamat hari Kamis.

Tuhan adalah tempat umat bersandar. Pemazmur menyatakan bahwa Tuhan adalah gembala yang baik (Mzm. 23). Mazmur 23:1-4 (TB)  Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Namun sayangnya umat tidak selalu menaruh percaya kepada Tuhan, karena itu Dia membuat mereka terserak dan dikepung oleh bangsa lain. Yesaya 22:5-8a (TB)  Sebab Tuhan, TUHAN semesta alam telah menentukan suatu hari: Ia akan menggemparkan, menginjak-injak dan mengacaukan orang: di "lembah penglihatan" tembok akan dirombak dan teriakan minta tolong sampai ke puncak gunung!
Elam telah memasang tabung panah, Aram datang dengan pasukan berkereta dan berkuda, dan Kir membuka sarung perisai. Maka lembah-lembahmu yang paling indah penuh dengan kereta, dan pasukan berkuda berbaris di hadapan pintu gerbang, dan Yehuda kehilangan perlindungan. Tuhan menjadi perlindungan, tapi umat menolak-Nya. Untuk itulah sebagai umat Perjanjian Baru, Petrus mengingatkan penatua, dan semua jemaat supaya  menjadi pemimpin yang benar (1 Pet. 5:1-3 ). 1 Petrus 5:4-5 (TB)  Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu. Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."

Jadilah pemimpin yang benar dan baik, seperti sang gembala agung, yaitu Tuhan Allah sendiri. Petrus memberi teladan memberikan salam kepada pemimpin-pemimpin jemaat, dan juga menyampaikan salam dari rekan-rekannya (1 Pet. 5:12-14). Hendaklah setiap orang percaya mampu percaya dan mempercayakan hidupnya kepada Tuhan, dan bersedia dipimpin-Nya.

Doa:
Kaum muda  mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri dalam berbagai bidang.