Mazmur 98; Daniel 3:1-18; Wahyu 18:1-10, 19-20
Selamat hari Senin.
Nebukadnezar membuat sebuah patung yang tinggi besar, dan memerintahkan semua orang dari segala bangsa menyembahnya pada saat peresmian patung itu. Pada saat itu dilakukan, ada orang Kasdim yang mengadukan bahwa Sadrakh, Mesakh, Abednego kepada raja. Dalam amarahnya raja menanyai mereka (Dan. 3:1-15), dan mereka menjawab; Daniel 3:16-18 (TB) Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."
Sebuah tanggung jawab iman ketika orang beriman diminta untuk memilih kesetiaannya; kepada Tuhan atau yang lain. Bagi orang beriman sangat jelas pilihannya seperti Sadrakh, Mesakh, Abednego, yang dinyatakan pemazmur. Mazmur 98:1-3 (TB) Mazmur. Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus. TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita. Karena kuasa Tuhan melebihi apapun juga, maka hanya Tuhan yang patut disembah. Dalam kitab Wahyu diingatkan: Babel sebagai pusat kejahatan runtuh, dan umat Tuhan diminta melarikan diri dari Babel (Why. 18:1-10), dan Allah sendiri yang bertindak atas Babel. Wahyu 18:19-20 (TB) Dan mereka menghamburkan debu ke atas kepala mereka dan berseru, sambil menangis dan meratap, katanya: "Celaka, celaka, kota besar, yang olehnya semua orang, yang mempunyai kapal di laut, telah menjadi kaya oleh barangnya yang mahal, sebab dalam satu jam saja ia sudah binasa. Bersukacitalah atas dia, hai sorga, dan kamu, hai orang-orang kudus, rasul-rasul dan nabi-nabi, karena Allah telah menjatuhkan hukuman atas dia karena kamu."
Setiap orang beriman, setiap keluarga diajak hanya menyembah dan bersandar kepada Tuhan. Menyandarkan kepada yang duniawi hanyalah kesia-siaan belaka.
Doa:
Masyarakat yang sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.

![[Logo MITRA]](/img/logomitra.png)
