GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah

Login
Remember me

Komisi Usia Lanjut (KUL) GKI Klasis Jakarta II : Peringatan HUT RI Ke-72

Tanggal Buat: Wed, 06 Sep 2017     Tanggal Sunting: Wed, 06 Sep 2017     oleh:

        Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 Komisi Usia Lanjut (KUL) GKI Klasis Jakarta II bertema : "Keagungan Kasih Dalam Kemerdekaan" berlangsung pada hari Kamis, 31 Agustus 2017, bertempat di Wisma Makara Universitas Indonesia. Sebagai tuan rumah GKI Palsigunung . Menurut Bapak Yeremia Pasaribu sebagai ketua panitia, kegiatan ini merupakan agenda tahunan se-GKI Klasis Jakarta II untuk jemaat usia lanjut (lansia) dan GKI Palsigunung telah dua kali menjadi tuan rumah penyelenggaranya. Acara diawali dengan foto bersama, pendaftaran ulang tiap gereja, lalu menempati kursi yang disiapkan panitia di dalam wisma yang cukup megah milik Universitas Indonesia.

          Ibadah dimulai pukul 09.00 WIB diawali Lagu Kebyar-Kebyar karya Gombloh mengiringi prosesi Pendeta Yohanes Tuwaidan, Bapak Suwandiko - Ketua KUL GKI Klasis Jakarta II, Bapak Sugandi Tobing - Ketua KUL GKI Palsigunung, Bapak Yeremia Pasaribu dan Penatua Onesimus Lebang menuju ruang acara. Ada 13 Gereja se-GKI Klasis Jakarta II yang hadir dalam kegiatan ini yaitu GKI Bintaro Utama, GKI Pamulang, GKI Ampera, GKI Ciledug Raya, GKI Palsigunung, GKI Maleo Raya, GKI Graha Raya, GKI Pondok Indah, GKI Bintaro, GKI Serpong, GKI Kebayoran Baru, GKI Sarua Indah dan GKI Cinere. 

          Dalam kotbahnya yang diambil dari Injil Yohanes 8 : 36 tentang Keagungan Kasih Dalam Kemerdekaan, Pendeta Yohanes Imanuel Tuwaidan menekankan kepada jemaat lansia yang hadir untuk tetap bersemangat melayani Tuhan dengan segenap daya dan kemampuan. Tua bukan berarti lemah tetapi tetap kuat dalam iman. Tua bukan berarti menjadi beban, tetapi semakin menjadi teladan. Tua bukan berarti minta selalu dilayani, tetapi masih dapat melayani.

          Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 dilanjutkan dengan penampilan  13 GKI yang dibagi dalam tiga babak. Masa penjajahan Belanda, masa perjuangan kemerdekaan dan kemerdekaan, serta masa mengisi kemerdekaan. Banyak hal yang menarik selama selama mengikuti acara KUL se-GKI Klasis Jakarta II ini, selain semangat dan antusiasme dari para lansia yang begitu kental, properti yang mereka gunakan selama pementasan juga bervariasi dan tampak seperti sungguhan, mulai dari senapan, bambu runcing, golok, sampai radio kuno untuk pendukung cerita/drama. Selain itu tampilan multimedia sebagai latar belakang, suara dan musik pendukung, sampai kostum yang dipakai setiap gereja, benar-benar dipersiapkan dengan baik dan detail.  Ternyata usia lanjut bukanlah halangan untuk memuliakan Tuhan lewat gerak lagu dan fragmen kemerdekaan yang mereka bawakan.
Bravo Komisi Usia Lanjut! 

Tuhan memberkati